Penulisanalamat pada alamat surat tersebut sudah tepat karena kata "jalan" yang seharusnya digunakan untuk menunjukkan alamat tersebut berada di mana, penulisannya tidak disingkat. Sedangkan kata yang salah dan sering digunakan orang adalah kata "jl" yang artinya jalan, namun penulisannya salah karena kata "jalan" tidak boleh
Cukuptulis alamat apa adanya, bahkan bila perlu tulis 'penanda' menuju alamat tujuan. Informasi paling penting penulisan alamat yang benar adalah, anda harus menulis nama penerima secara jelas dan lengkap. Sama halnya dengan bagian surat resmi seperti kepala surat, kop surat , nomor, lampiran.
Sebenarnyasecara penggunaan bahasa yang baik, penulisan alamat yang benar adalah penulisan alamat yang mudah dipahami sehingga memudahkan kurir mengantar surat kepada penerima. Namun, jika dari segi tata bahasa, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis alamat surat. 1. Penggunaan Kepada dan Yang Terhormat.
Tableof Contents. Penulisan Alamat Surat Sesuai Kaidah Bahasa. Jangan Asal, Menulis Surat Resmi Memiliki Aturan. Penulisan Surat Resmi yang Baik dan Benar. #1 Jenis-Jenis Surat. #2 Penulisan Nama Penerima Surat. #3 Penulisan Alamat Surat. #4 Mengetahui Pola Surat. #4 Contoh Penulisan Surat Resmi.
Yangdi atas tadi merupakan cara penulisan alamat di dalam surat, lalu bagaimana cara penulisan alamat surat di luar surat atau di dalam amplop yang benar, yang sesuai dengan kriteria pos. Mari simak lagi pembahasannya berikut ini. Cara Penulisan Alamat Yang Benar Menurut Pos Indonesia Disiniaja.Net. 1.
Kategoripenulisan alamat surat yang benar adalah ketika surat itu tepat peruntukannya. Jakarta, 12 november 2009 c. Penulisan Waktu Dalam Surat Undangan Yang Tepat Adalah Pada soal di atas cara penulisan alamat surat yang benar adalah b. Penulisan alamat surat yang tepat sesuai ejaan adalah. Bagi orang yang ingin melamar kerja cara penulisan amplop surat
. Penerbit Buku – Cara Penulisan Alamat Surat – Penulisan alamat surat yang benar Sering mengirim surat ke keluarga, saudara, atau teman? Tentu kalian akan mencantumkan alamat yang dituju. Penulisan alamat yang benar akan mempercepat pengiriman surat. Memang pada masa kini surat dianggap sebagai kirim pesan yang jadul atau kuno. Pasalnya, masyarakat lebih memilih media kirim pesan digital yang dianggap lebih efektif dan cepat. Meskipun begitu, keterampilan menulis surat masih perlu diperhatikan. Terlebih ketika Anda akan melamar pekerjaan atau keperluan instansi dinas. Biasanya masih menggunakan metode kirim surat untuk melamar pekerjaan. Masalah yang muncul jika alamat surat yang dibuat secara asal-asalan. Berdampak pada kecepatan pengiriman, sehingga dapat melebihi estimasi waktu yang diperkirakan. Biasanya hal-hal seperti ini masih tidak diperhatikan oleh sebagian orang. Alamat surat yang tidak dibuat sesuai EYD Ejaan Yang Disempurnakan menjadikan salah satu faktor penghambat pengiriman. Selain itu, penulisan alamat harus ditulis secara rapi. Tujuannya agar jasa pengirim surat dapat membaca alamat yang tertera dengan mudah. Dengan begitu, surat dapat segera sampai ke tujuan. Coba bayangkan alamat yang dituju tidak lengkap atau salah. Kasihan Mas pengirirm kan jadinya bingung. Nah solusi tepat agar penulisan alamat yang kalian tulis baik dan benar sesuai EYD, wajib untuk membaca berikut ini. Penulisan Alamat Surat yang Benar Sesuai EYD1. Penulisan Kepada atau Kata Sapaan3. Penulisan Gelar4. Pemakaian Huruf Kapital5. Penulisan Alamat PenerimaCara Penulisan Alamat Penerima SuratContoh Penulisan Alamat SuratPenulisan Alamat Surat Sesuai EYDPenulisan Alamat Surat disertai SapaanPenulisan Alamat Surat tanpa disertai SapaanPenulisan Alamat Surat disertai dengan Gelar di Belakang NamaPenulisan Alamat Surat disertai dengan Gelar di Depan NamaPenulisan Alamat di Tubuh Surat Penulisan Alamat Surat yang Benar Sesuai EYD Cara Penulisan Alamat Surat yang Benar Ketika Anda ingin mengirim surat kepada orang lain atau lembaga, perlu memperhatikan bagaimana alamat surat yang dituju sudah sesuai kaidah atau belum. Baca berikut ini! 1. Penulisan Kepada atau Yth. Ketika kita hendak menulis surat, pasti komponen yang petama ini sering kita baca. Padahal, pemakaian Kepada Yth. tidak sesuai dengan kaidah EYD. Kata Kepada dan Yth. keduanya memiliki kesamaan arti, yaitu ditujukan ke penerima. Penulisan yang benar hanya memakai Yth. saja tanpa diikuti Kepada. Penulisan Yth. hanya huruf Y saja yang ditulis kapital/huruf besar dan diakhiri dengan tanda baca titik .. Dapat dilihat pada contoh berikut Yth. Doni Prasetya Jalan Merah Putih Nomor 21 RT 03 RW 01 Nagnjuk Baca juga Cara Menulis Daftar Pustaka 2. Kata Sapaan Sebelum menulis nama penerima, sebaiknya tulis kata sapaan, seperti Bapak, Ibu, atau Saudara. Namun, jika tidak terdapat nama penerima, tidak perlu memberi kata sapaan. Lihat contoh berikut! Memakai kata sapaan Yth. Bapak Heru Wijayanto Tanpa memakai kata sapaan Yth. Ketua Majelis Nurul Huda 3. Penulisan Gelar Sebagian orang pasti ada yang memiliki gelar akademik pada namanya. Dalam penulisan alamat surat yang benar, nama penerima yang mempunyai gelar dapat ditulis asalkan tidak disertai dengan kata sapaan. Bisa dilihat pada conto di bawah ini! Yth. Sulis Widya, tanpa diikuti kata sapaan Yth. Dr. Sulis Widya nama gelar ditulis di depan nama Yth. Ibu Sulis Widya dengan kata sapaan tanpa gelar 4. Pemakaian Huruf Kapital Walaupun terlihat sederhana, tapi jangan sampai melakukan kesalahan dalam penulisan mana saja yang harus huruf besar dan kecil. Penulisan huruf kapital diawal setiap unsur nama saja, bukan semua huruf ditulis besar atau kecil. Perhatikan contoh satu ini Yth. Doni Prasetya Jalan Merah Putih Nomor 21 RT 03 RW 01 Nganjuk Contoh di atas sudah tepat dalam memakai huruf kapital, yang di mana setiap awal unsur ditulis dengan huruf besar. 5. Penulisan Alamat Penerima Ada surat tentu ada alamat penerima. Penulisan alamat surat yang benar sebagai faktor pengiriman surat sampai tidaknya ke penerima. Jika kita salah menuliskan alamat atau alamat tidak valid, dampaknya sangat fatal. Surat yang dikirim bisa saja tidak sampai ke penerima. Nah untuk itu kita perlu memastikan bahwa alamat penerima sudah benar. Artikel lainnya Cara Menulis Buku Hingga Buku Diterbitkan Cara Penulisan Alamat Penerima Surat Adapun urutan penulisan alamat penerima, yaitu 1. Jalan penulisan Jalan tidak boleh disingkat menjadi Jl. atau Jln. 2. Gang jika ada, nomor rumah jika ada, RT dan RW. 3. Nama kota dan provinsi disertai kode pos kode pos sangat berguna untuk memudahkan dalam pengiriman surat ke alamat tujuan 4. Tulis nama negara hanya dicantumkan ketika pengiriman surat ke luar negeri Lebih jelasnya lihat contoh berikut ini! Yth. Josep Shepin, Jalan Pahlawan Nomor 45 RT 01 RW 01 Nganjuk Jawa Timur 162890 6. Tanda Baca Penulisan alamat surat yang benar perlu memperhatikan tanda baca. Pada dasarnya alamat surat bukanlah kalimat sehingga tidak perlu diberi tanda baca. Kecuali jika singkatan seperti Yth. Tanda baca juga dapat dipelajari pada PUEBI jika dirasa belum mengetahui tanda baca yang baik dan benar. 7. Letak Alamat Ketika hendak mengirim surat, Anda perlu mencantumkan alamat penerima denga meletakkan pada tempat yang sesuai. Alamat penerima dapat diletakkan dibagian kiri bawah. Posisi ini dinilai menguntungkan yang disebabkan adanya pemenggalan alamat. 8 Jumlah Alamat Alamat surat terdapat dua, yaitu di luar amplop dan di kertas pesan. Pada alamat penerima dibagian luar amplop, Tulisa dengan lengkap, sementara untuk alamat dibagian kertas dapat ditulis tidak lengkap, seperti di tempat. Contoh Penulisan Alamat SuratPenulisan Alamat Surat Sesuai EYD Berikut Contoh Penulisan Alamat Surat yang Benar Sesuai EYD Penulisan Alamat Surat disertai Sapaan Yth. Ibu Titik Widyati Jalan Hayam Wuruk Nomor 06 RT 03 RW 01 Semarang 515435 Penulisan Alamat Surat tanpa disertai Sapaan Yth. Kepala Yayasan Anak Hebat Jalan Delima Nomor 42 RT 4 RW 1 Yogyakarta 263901 Penulisan Alamat Surat disertai dengan Gelar di Belakang Nama Yth. Didit Mulyadi, Jalan Laksamana Nomor 21 RT 5 RW 5 Surabaya 132642 Penulisan Alamat Surat disertai dengan Gelar di Depan Nama Yth. Dr. Rio Rianto Jalan Cempuk Nomor 22 RT 3 RW 4 Malang 534768 Penulisan Alamat di Tubuh Surat Yth. Bapak Ilham Karsidi di tempat Demikian pembahasan kali ini mengenai penulisan alamat surat yang benar sesuai EYD dan kaidah bahasa. Tidak sulit kan menulis alamat surat? Pasti jadi suka nulis surat buat orang spesial nih, hehe. Walaupun sudah ada media kirim pesan yang lebih cepat dan canggih. Metode ini seaktu-waktu bisa saja Anda perlukan. Semoga bermanfaat ya! Baca Juga Cara Membuat Artikel Enak Dibaca untuk Pemula
Mau berkirim surat? Yuk intip bagaimana cara penulisan alamat surat yang benar dalam artikel berikut. Dalam kehidupan sehari-hari, surat menyurat kita lakukan sebagai sarana berkomunikasi kepada pihak orang lain. Seperti surat dari sekolahan mengenai pemberitahuan libur, surat izin perjalanan dinas hingga surat yang dikirimkan melalui kantor pos. Saat berkirim surat untuk keperluan resmi seperti dinas atau keperluan non resmi seperti mengirim surat kepada teman pastinya kita membutuhkan alamat yang lengkap. Cara penulisan alamat surat yang benar adalah terdapat pada tanda koma, dan ditulis dalam kop surat, pada bagian amplop surat. Masih bingung bagaimana cara penulisannya? Untuk itu Sobat perlu mengetahui dan memahami langkahnya dengan membaca artikel berikut sampai tuntas. Baca Juga Contoh Amplop Lamaran Kerja, Begini Tips Cara Menulisnya Apa itu Alamat Surat?Pentingnya Menulis Alamat Surat yang BenarCara Penulisan Alamat Surat yang Benar dan Contohnya1. Tidak Menulis Kata “Kepada” Jika Menggunakan “Yth”Yuk, Subscribe Sekarang Juga!2. Penggunaan Kata Sapaan Kepada Penerima Surat3. Penulisan Gelar Penerima Surat4. Huruf Kapital yang Terletak Pada RT dan RW5. Penulisan Alamat Surat yang Benar6. Pemakaian Tanda Baca yang TepatFormat Penulisan Alamat Surat yang BenarContoh Penulisan Alamat Surat Lamaran Pekerjaan yang Benar1. Penulisan Alamat Surat dengan Gelar di Depan Nama2. Penulisan alamat surat dengan gelar di belakang nama3. Penulisan alamat surat dengan sapaanRelated posts Apa itu Alamat Surat? Sumber Dalam format penulisan surat yang benar, kita tidak boleh lupa untuk membubuhi alamat surat. Apa yang dimaksud dengan alamat surat? Alamat surat adalah alamat yang ditulisa oleh pengirim untuk menjelaskan secara spesifik dan lengkap alamat kemana surat tersebut akan ditujukan. Jika mengirim surat lewat kantor pos maka yang akan mengirimkan surat tersebut yaitu tukang pos atau kurir pos. Nantinya mereka akan mengantarkan surat dan paket ke alamat-alamat yang berada di dalam surat tersebut. Oleh karena itu, penulisan alamat surat haruslah tepat dan tidak boleh terdapat kesalahan sekalipun itu angka dalam alamat. Pentingnya Menulis Alamat Surat yang Benar Sumber Menulis alamat surat dengan benar menjadi hal yang penting, selain karena pengiriman alamat surat haruslah tepat sehingga tidak terjadi kesalahan saat mengirimkan surat. Selanjutnya, penulisan alamat surat yang benar juga memiliki kaitan erat dengan komunikasi yang baik dengan relasi. Khususnya pada penulisan surat tertuju kepada instansi perusahaan atau penulisan surat kepada klien. Dengan kaidah penulisan surat yang benar bisa menggambarkan bagaimana kualitas suatu perusahaan terhadap perusahaan lainnya. Sehingga penulisan alamat surat yang tepat secara resmi penting untuk diperhatikan. Sebab alamat surat juga menjadi hal yang pertama kali akan dibaca oleh si penerima surat. Sehingga akan menimbulkan kesan dan impresi yang bagus dari penerima surat tersebut. Baca Juga Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar, Download Disini! Cara Penulisan Alamat Surat yang Benar dan Contohnya Sumber Inilah hal yang perlu diperhatikan ketika kita akan berkirim surat kepada instansi atau personal. Di bawah ini ada beberapa kaidah sebagai cara penulisan alamat surat yang benar. 1. Tidak Menulis Kata “Kepada” Jika Menggunakan “Yth” Saat hendak mengirim surat kepada perusahaan atau kepada orang kerap kali menuliskan kata “Kepada Yth.”. Sebenarnya penggunaan kata Kepada Yth tersebut tidak dianjurkan sebab baik kata “Kepada” maupun “Yth” atau yang terhormat punya kesamaan arti yakni ditujukan kepada penerima surat. Yuk, Subscribe Sekarang Juga! Sehingga penulisan alamat surat yang benar yaitu memakai Yth saja tanpa perlu menuliskan Kepada. Penulisan Yth juga menggunakan akhiran tanda baca titik .. Inilah contoh penulisan kepada penerima surat yang benar. Yth. Rizky Surya Jalan Cipadung Kulon Nomor 23 RT 04 RW 10 Bandung 2. Penggunaan Kata Sapaan Kepada Penerima Surat Masih berbicara cara penulisan alamat surat yang benar adalah memperhatikan kata-kata sapaan di awal surat. Pada bagian pembuka, ada dua cara penulisan kata sapaan surat yaitu menggunakan kata sapaan dan tidak menggunakan kata sapaan surat. Agar lebih memudahkan dalam memahaminya, mari simak contohnya berikut. Menggunakan kata sapaan yaitu Yth. Bapak Rizky Surya Tidak menggunakan kata sapaan yaitu Yth. Ketua Partai Sahabat Kosan 3. Penulisan Gelar Penerima Surat Orang yang menerima surat bisa saja terdapat gelar akademik pada namanya. Sebagai cara penulisan alamat surat yang benar adalah memperhatikan nama gelar penerima surat. Untuk menulis gelar akademik penerima surat pastikan tidak disertai dengan kata sapaan terlebih dahulu. Berikut ini adalah contoh penulisan alamat surat yang benar adalah gelar penerima surat. Yth. Rizky Surya, S. Ilkom sebagai penulisan tanpa kata sapaan. Yth. Dr. Rizky Surya sebagai penulisan gelar di depan nama penerima. Yth. Bapak Rizky Surya sebagai penulisan kata sapaan tanpa gelar akademik. 4. Huruf Kapital yang Terletak Pada RT dan RW Di dalam penulisan alamat surat kita pasti akan mencantumkan alamat penerima surat dengan sedetail mungkin. Penulisan dengan huruf kapital merujuk kepada penulisan singkatan seperti “RT” atau rukun tetangga, “RW” untuk rukun warga, dan nama gelar pendidikan. Contoh penggunaan huruf kapital dalam penulisan alamat surat yang benar adalah seperti berikut. Yth. Rizky Surya, S. Ilkom Universitas Islam Bandung Timur Jalan A H Nasution Nomor 16 RT 04 RW 10, Kelurahan Kulon, Kecamatan Kidul Kota Bandung 5. Penulisan Alamat Surat yang Benar Alamat surat ditulis lengkap secara detail dengan kode pos yang benar. Pada beberapa kasus alamat tujuan yang tidak diketahui lengkap maka pastikan ada nama jalan, nomor rumah, rukun tetangga dan rukun warga, kelurahan, kecamatan dan nama kota. Apabila tertuju untuk kabupaten, penulisan alamat harus lebih rinci dengan nama dusun, nama desa, dan kecamatan. Kemudian bubuhi dengan kode pos sebagai panduan alamat yang dituju. Pengirim surat bisa melihat kode pos di internet seperti Everpro, atau menanyakan langsung kepada orang penerima surat. Di bawah ini adalah contoh penulisan alamat surat yang benar adalah seperti berikut. Yth. Rizky Surya Jalan A H Nasution Nomor 16 Dusun Wetan, Desa Bukan Penari, Kecamatan Purwonegoro Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45311 6. Pemakaian Tanda Baca yang Tepat Untuk tanda baca yang tepat yang bisa digunakan misalnya dari titik, dan koma bisa melihat contoh di bawah ini. Yth. Rizky Surya, M. Lc., S. Ilkom. Jalan A H Nasution Nomor 16 Dusun Wetan, Desa Bukan Penari, Kecamatan Purwonegoro Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45311 Format Penulisan Alamat Surat yang Benar Inilah urutan penulisan alamat surat yang benar untuk ditujukan kepada penerima surat untuk cara menulis alamat yang benar. Kata “Jalan” tidak boleh singkat menjadi “Jl.” atau “Jln.” Penyebutan gang apabila ada, nomor rumah tidak singkat menjadi “No.” tetapi jelas “Nomor,” begitu juga dengan RT dan RW tidak perlu pakai titik menjadi “RT.” dan “RW.” Cantumkan nama kota dan provinsi penerima surat beserta kode pos yang berguna untuk memudahkan pengiriman surat ke alamat tujuan. Tulis nama negara yang jelas apabila pengiriman surat ke luar negeri. Seperti contohnya berikut. Yth. Rizky Surya, S. Ilkom Universitas Islam Bandung Timur Jalan A H Nasution Nomor 16 RT 04 RW 10, Kelurahan Kulon, Kecamatan Kidul Kota Bandung Jawa Barat Singkatan sesuai dengan EYD atau PUEBI seperti Yth dapat menggunakan tanda baca titik, kecuali alamat surat yang bukan merupakan kalimat jadi tidak perlu membubuhi tanda baca. Cantumkan alamat penerima dengan meletakkan tempat yang sesuai pada bagian kiri bawah. Penulisan alamat surat menjadi dua, yaitu bagian luar amplop surat dan kertas pesan. Tuliskan alamat penerima surat pada bagian luar amplop dengan lengkap. Lalu tulis alamat penerima pada kertas surat dengan tidak lengkap, misalnya dengan kata “di tempat”. Contoh Penulisan Alamat Surat Lamaran Pekerjaan yang Benar 1. Penulisan Alamat Surat dengan Gelar di Depan Nama Yth. Drs. Fendi Affendi Jalan Sabang Sampai Merauke RT 09 RW 11, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru Kota Jakarta Selatan 12110 2. Penulisan alamat surat dengan gelar di belakang nama Yth. Rosyid Faturrahman, Jalan Danau Papanggungan Nomor 90 Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang 65123 3. Penulisan alamat surat dengan sapaan Yth. Ibu Winda Ristiani Jalan Guntur Sari Wetan No. 15 Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar 80512 Demikian pembahasan cara penulisan alamat surat yang benar adalah memperhatikan beberapa kaidahnya. Sehingga tidak sulit bukan untuk menuliskan format surat yang benar kepada penerima surat. Walau saat ini penulisan surat hanya ditujukan untuk keperluan tertentu, tetap saja kita akan membutuhkan dan perlu memahami bagaimana penulisan surat yang benar. Semoga artikel kali ini bermanfaat, sebagai kebaikan sebarkan juga link artikel ini kepada orang-orang terdekat ya. Baca juga artikel menarik, informatif dan terbaru lainnya di Blog Evermos. Related posts
Jakarta - Cara penulisan alamat surat yang benar adalah terdiri dari delapan aturan, ini termasuk untuk surat pribadi dan surat dinas/resmi. Surat adalah sarana komunikasi antara dua pihak atau lebih, alamat surat penting untuk sampai pada pihak yang dituju. 7 Cara Membuat Lamaran Pekerjaan yang Benar, Lengkap Contohnya Korespondensi adalah Perihal Surat-menyurat, Begini Cara Membuatnya 7 Cara Membuat Surat Resmi, Pahami Struktur Penulisannya Penulisan alamat surat yang benar adalah harus ditulis selengkap-lengkapnya alamat, tidak boleh disingkat, dan tidak boleh menggunakan tanda titik. Mulai dari alamat rumah, nomor rumah, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan kode pos. Selain kelengkapan alamat, penulisan alamat surat yang benar adalah harus dengan tanda baca koma dan tidak menggunakan tanda baca titik. Jika ditujukan kepada perusahaan, penulisan alamat surat yang benar adalah “PT” tidak perlu diberi tambahan titik seperti “PT.” karena berlebihan. Kemudian, penulisan alamat surat yang benar adalah tidak boleh disertai jenis kelamin pihak yang dituju seperti “Bapak/Ibu”. Agar lebih memahami, berikut ulas lebih mendalam penulisan alamat surat yang benar adalah ada delapan aturan, Jumat 25/11/2022.Bacaan Al-Qur'an Merdu Menenangkan Hati Surat Yasiin 36.Ilustrasi Menulis. Credit surat-menyurat, penting mengetahui cara penulisan alamat surat yang benar. Politeknik Negeri Sriwijaya, Purwanto menjelaskan surat adalah sarana komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain. Alamat surat yang benar adalah bagian dari struktur surat. Tanpa adanya alamat surat yang dituju, maka surat tidak bisa dikatakan sebagai sarana komunikasi karena pesan dalam surat tidak akan tersampaikan kepada pihak yang dituju. Bagaimana penulisan alamat surat yang benar? Ini penjelasan cara penulisan alamat surat yang benar yang lansir dari berbagai sumber 1. Jika ditulis di dalam surat, penulisan alamat surat yang benar adalah tidak perlu menggunakan kata “kepada” karena sudah ada “Yth.” yang mewakilinya. 2. Jika ditujukan kepada seseorang, penulisan alamat surat yang benar adalah bagian setelah “Yth.” tidak perlu mencantumkan jenis kelamin seperti “Bapak/Ibu” karena tidak tepat. 3. Jika ditujukan kepada perusahaan, penulisan alamat surat yang benar adalah “PT” tidak perlu diberi tambahan titik seperti “PT.” karena berlebihan. 4. Jika ditulis di amplop surat seperti pada surat pribadi, penulisan alamat surat yang benar adalah jangan menggunakan singkatan seperti “Jl.” yang artinya jalan dan usahakan menulis alamat selengkap-lengkapnya sampai kode pos. Contoh penulisan alamat surat yang benar Jalan Profesor Mohammad Yamin Sh, Nomor 40, Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, Kode Pos 20232 5. Khusus pada surat pribadi yang penulisan alamat surat yang benar adalah di luar, maka di dalam surat tidak perlu ditulis alamat lengkap. Termasuk, tidak perlu menuliskan “di tempat” karena sudah ada di amplop. 6. Huruf dalam penulisan alamat surat yang benar adalah pada setiap unsur katanya menggunakan huruf kapital. 7. Tanda baca titik pada penulisan alamat surat yang benar adalah pada bagian akhir tidak perlu diberi tanda titik. 8. Tanda baca koma pada penulisan alamat surat yang benar adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud menjelaskan digunakan antara nama dan alamat, bagian-bagian alamat, tempat dan tanggal, serta nama tempat dan wilayah yang ditulis Surat dan Penjelasan LengkapnyaIlustrasi menulis/Copyright penjelasan dari jenis-jenis surat yang perlu diketahui yang lansir dari berbagai sumber 1. Jenis Surat Menurut Sifat Isi dan Asalnya Menurut sifat isi dan asalnya, surat dibagi menjadi 3 macam yang mungkin sudah banyak diketahui. Macam macam surat tersebut adalah - Surat pribadi. Menurut sifat dan asalnya, macam macam surat yang pertama adalah surat pribadi. Surat ini merupakan surat yang sifatnya pribadi. Biasanya dikirimkan kepada orang lain atau petugas dalam suatu lembaga. - Surat dinas. Jenis surat selanjutnya adalah surat dinas. Surat dinas ini biasanya digunakan untuk kepentingan tugas dinas oleh instansi-instansi tertentu, baik instansi sipil maupun militer. - Surat bisnis atau surat niaga. Surat yang dipakai untuk keperluan bisnis oleh lembaga-lembaga usaha disebut juga dengan surat bisnis atau surat niaga. 2. Jenis Surat Menurut Jumlah Penerima Menurut jumlah penerimanya, surat dibagi menjadi 3 jenis. Di antaranya adalah - Surat biasa. Surat biasa biasanya ditujukan kepada satu orang penerima atau satu orang petugas dari sebuah lembaga. - Surat pengumuman. Surat pengumuman biasanya ditujukan kepada sekelompok orang atau suatu lembaga. - Surat edaran. Surat edaran lebih memiliki jumlah penerima yang lebih dari satu orang. Biasanya ditujukan kepada banyak orang atau banyak lembaga, bahkan kepada seluruh masyarakat. 3. Jenis Surat Berdasarkan Jangkauannya - Surat Internal. Surat internal merupakan surat yang asalnya dari dalam suatu kantor atau perusahaan dan ditujukan ke divisi lain di perusahaan yang sama. Surat ini tidak ada kaitannya dengan orang luar. - Surat Eksternal. Sedangkan surat eksternal merupakan surat yang asalnya dari luar kantor atau perusahaan yang masuk melalui pengiriman pos surat. 4. Jenis Surat Berdasarkan Tujuannya - Surat perintah. Surat perintah adalah salah satu jenis surat yang memiliki tujuan agar pihak penerima surat melakukan sesuatu yang dijelaskan dalam surat tersebut. - Surat peringatan. Surat peringatan memiliki tujuan untuk mengingatkan kesalahan seseorang. Surat ini biasa ditemukan pada suatu instansi. - Surat keputusan. Surat keputusan bertujuan dalam menyampaikan keputusan yang diambil atas dasar pertimbangan pada suatu organisasi. - Surat pemberitahuan. Tujuan surat pemberitahuan adalah sebagai pemberitahuan kepada banyak pihak yang merupakan bagian dari suatu lembaga. - Surat permintaan. Surat permintaan merupakan surat yang bertujuan untuk meminta informasi lebih rinci mengenai sesuatu. - Surat panggilan. Surat panggilan biasanya digunakan untuk memanggil suatu pihak baik secara personal maupun organisasi. - Surat susulan. Surat susulan adalah surat yang berisi penegasan dari surat yang pernah dikirim sebelumnya. - Surat penawaran. Surat penawaran biasanya selalau berhubungan dengan jual-beli barang atau jasa yang isinya mengenai penawaran spesifikasi dan harga. - Surat laporan. Surat laporan merupakan surat yang berisi laporan kerja kepada orang lain. 5. Jenis Surat Berdasarkan Wujudnya - Kartu pos. Kartu pos adalah surat yang isinya ditulis pada secarik kertas dan dikirim melalui pos. Biasanya berukuran 10×15 cm. - Telegram. Telegram merupakan pesan singkat yang dikirim dari jarak jauh dalam waktu cepat dengan bantuan pesawat telegram. - Warkat pos. Warkat pos adalah surat tertutup yang dibuat dari sehelai kertas cetakan dan dapat dilipat seperti amplop. - Surat bersampul. Surat bersampul adalah surat yang dibuat dalam beberapa helaian kertas terpisah dimana untuk mengirimnya harus menggunakan amplop. - Memorandum dan Nota. Memorandum dan nota merupakan surat yang digunakan untuk keperluan internal suatu organisasi yang bertujuan untuk memberi/ meminta informasi antar pejabat kantor. * Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Ilustrasi Penulisan Alamat Surat yang Benar. Foto PixabayPenulisan alamat surat yang benar adalah hal yang wajib untuk diperhatikan. Terlebih ketika menuliskan surat dinas atau surat lainnya yang bersifat buku Cara Pintar Menghadapi Ujian Nasional Bahasa Indonesia oleh Priyono Mangunrejo, surat resmi atau surat dinas adalah segala komunikasi tertulis yang menyangkut kepentingan tugas dan kegiatan sebuah umum, bagian surat resmi terdiri dari kepala surat kop, tanggal, nomor, lampiran, hal, alamat tujuan, salam pembuka, isi surat, salam penutup, pengirim surat, tembusan, dan bagaimana penulisan alamat surat yang benar? Simak penjelasannya berikut ini!Penulisan Alamat Surat yang BenarMenurut buku Surat Menyurat dalam Bahasa Indonesia oleh Lukman Ali, penulisan alamat surat dibedakan menjadi dua jenis, di antaranya penulisan sebelah kanan dan penulisan sebelah Ali, penulisan alamat surat akan lebih mudah jika ditempatkan di sebelah kiri surat. Hal ini karena tidak adanya pemenggalan kata dalam penulisan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menuliskan alamat surat1. Penulisan nama penerima harus Nama diri penerima surat harus diawali huruf kapital pada setiap unsurnya. Artinya, penggunaan huruf besar pada seluruh huruf tidak alamat penerima surat juga harus cermat, lengkap, dan Untuk menyatakan yang terhormat’ di awal nama penerima surat, cukup ditulis Yth.’ dengan huruf awal menggunakan huruf kapital dan diakhiri dengan diingat bahwa penggunaan kata kepada’ sebelum Yth.’ tidak diperlukan. Sebab, kata kepada’ berfungsi sebagai penghubung antar-bagian kalimat yang menyatakan arah. Terlebih jika alamat pengirim tidak didahului oleh kata dari’, yang berfungsi sebagai penghubung antarbagian kalimat yang menyatakan Kata sapaan seperti ibu’, bapak’, dan saudara’ digunakan pada alamat surat sebelum nama penerima surat. Jika kata bapak’ digunakan pada awal nama penerima, penulisannya menjadi Bapak’ dengan penulisan huruf kapital di awal kata tanpa diikuti titik maupun tanda baca Cara Penulisan Alamat Surat yang Benar. Foto PixabayKata saudara’ cukup ditulis menjadi Sdr.’ menggunakan huruf kapital di awal kata dan diakhiri dengan titik. Sementara untuk ibu’, ditulis secara penuh dengan huruf kapital di awal kata tanpa diakhiri tanda titik maupun tanda baca Apabila nama penerima memiliki gelar akademik atau pangkat, kata sapaan seperti Ibu’, Bapak’, dan Sdr.’ tidak Jika yang dituju berupa nama jabatan dari penerima, kata sapaan tidak Kata jalan’ pada alamat surat tidak disingkat dan ditulis penuh dengan huruf kapital di awal kata tanpa diakhiri titik maupun titik Nama jalan atau gang, nomor, RT, dan RW ditulis lengkap diawali dengan huruf kapital setiap unsur alamat. Sementara, nama kota atau wilayah yang mencantumkan nama provinsi, tidak ditulis dengan huruf kapital seluruhnya, tetapi hanya di awal kata. Selain itu, tidak digarisbawahi dan tidak diakhiri tanda baca apa pun, seperti tanda titik dan tanda Nama alamat penerima merupakan nama seseorang disertai nama jabatannya. Penulisan nama alamat penerima juga bisa dicantumkan nama jabatannya saja, asalkan bukan nama contoh penulisan yang tidak dianjurkanKEPADAYth. Bpk. SUKOCOKepala Biro Tata UsahaDepartemen BJAKARTASementara untuk penulisan alamat surat yang benar adalah sebagai berikutYth. Bapak SukocoKepala Biro Tata UsahaDepartemen AJalan Sarlitan Raya 17Jakarta
Mas Pur Follow Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw! Home » Contoh » Penulisan Alamat Surat Yang Benar Desember 9, 2021 2 min readSurat adalah media atau sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis kepada satu pihak ke pihak lain. Surat pada dasarnya memiliki beberapa fungsi yakni, sebagai sarana pemberitahuan, permintaan, gagasan dan buah dari beberapa fungsi tersebut surat juga menjadi bukti tertulis seperti alat pengingat, bukti historis, dan pedoman kerja. Adapun surat terbagi menjadi 2 jenis yakni surat pribadi dan surat surat pribadi tidak harus mengikuti prosedur penyusunan surat yang resmi, sebaliknya untuk surat resmi diperlukan prosedur penulisan surat yang sesuai dengan unsur-unsurnya. Untuk unsur-unsur surat resmi bisa dilihat penjelasanya dibawah IsiPenulisan alamat surat yang benar sesuai eydKop suratTanggal SuratNomor SuratLampiranHal atau Perihal SuratAlamat SuratPenulisan alamat surat yang benar sesuai eydBerikut adalah penulisan alamat surat yang benar sesuai dengan EYD atau ejaan yang suratKop surat merupakan identitas singkat perusahaan, kantor, atau instansi. Unsur-unsur alamat dipisahkan dengan tanda koma, bukan tanda hubung. Kata jalan ditulis lengkap jalan bukan Jl. atau Jln. Jika memiliki nomor telepon tuliskan telepon bukan Telp. atau tilp. nomor telepon tidak perlu diberi titik, contoh 435625 bukan SuratTanggal surat menunjukkan tanggal surat tersebut dibuat. Tanggal surat dinas tidak perlu didahului nama kota karena nama kota karena nama kota sudah tercantum pada kepada surat. Selanjutnya, nama bulan jangan disingkat atau ditulis dengan angka November menjadi Nov. atau 11; Februari menjadi Feb. atau 2. Tahun juga ditulisakan lengkap, tidak disingkat dengan tanda perik satu. Pada akhir tanggal surat, tidak dibutuhkan tanda baca apa pun, baik titik maupun tanda SuratNomor surat adalah urutan nomor surat yang telah dikeluarkan oleh instansi atau organisasi tersebut. Kode surat adalah kode klasifikasi masalah yang disampaikan dalam surat tersebut, sedangkan tahun yan tertera pada nomor surat menunjukkan tahun surat itu dibuat. Nomor surat ditulis dengan dipisahkan tanda garis berarti sesuatu yang dilampirkan atau yang disertakan. Lampiran ini menjadi satu urutan dengan nomor surat dan hal surat. Lampiran surat ditulis secara jelas agar penerima surat segera mengetahui ada tidaknya sesuatu yang diampirkan bersama surat tersebut. Jika sebuah surat tidak ada lampirannya, setelah nomor surat tidak perlu dituliskan lampiran. Agar lebih jelas, perhatikan contoh 1 satu Berkas Biodata Karyawan Lampiran 2 dua Eksemplar Buku Teks Lampiran 3 tiga Helai KuitansiKata “helai” pada lampiran surat berarti satu surat, bukan satu lembar kertas. Dengan demikian, penulisan lampiran surat perlu dibuat sejelas mungkin agar tidak menimbulkan kesalahan atau Perihal SuratBagian surat ini berfungsi untuk mengetahui isi atau inti pokok masalah pada surat yang dikirimkan, tanpa harus membaca surat tersebut secara keseluruhan. Hal atau perihal surat sebaikya ditulis secara singkat dan ditulis dengan diawali huruf kapital untuk setiap kata. Perhatikan contoh berikut!Perihal Laporan Semester Genap Perihal Bantuan Tenaga PenelitiAlamat SuratAlamat surat yang dimaksud pada bagian ini adalah alamat tujuan pengiriman paket. Penulisan alat dalam surat diatur sebagai berikut. Alamat yang dituju ditulis di sebelah kiri surat pada jarak tengah antara surat dan salam pembuka. Posisi alamat surat pada sisi sebelah kiri lebih menguntungkan daripada dituliskan di sebelah kanan karena kemungkinan pemenggalan alamat tidak ada. Jadi, alamat yang cukup panjang pun dapat dituliskan tanpa dipenggal karena tempatnya cukup luas. Alamat surat tidak diawali kata “kepada” karena kata tersebut berfungsi sebagai penghubung antarkalimat yang menyatakan arah. Alamat pengirim pun tidak didahului kata “dari” karena kata tersebut berfungsi sebagai penghubung intrakalimat yang menyatakan asal. Alamat yang dituju diawali dengan Yth, diikuti titik atau Yang terhormat tidak diikuti titik. Sebelum mencantumkan nama orang yang dituju, cantumkan sapaan Ibu, Bapak, Saudara, atau Sdr. Penulisan kata jalan tidak disingkat. Kemudian, nama gang, nomor, RT, dan RW biasanya dituliskan lengkap dengan huruf kapital setiap awal kata. Selanjutnya, nama kota dan provinsi dituliskan dengan huruf awal kapital, tidak perlu digarisbawahi atau diberi tanda baca apa pun. Seperti pada alamat pengirim, pada alamat yang dituju pun perlu dicantumkan kode pos. Jika nama orang yang dituju bergelar akademik yang ditulis di depan namanya, seperti Drs., Ir., dan Drg., kata sapaan Bapak, Ibu, atau Saudara tidak digunakan. Demikian juga, jika alamat yang dituju memiliki pangkat, seperti sersan dan kapten, kata sapaan Bapak, Ibu, atau Saudara tidak digunakan. Jika yang dituju adalah jabatan orang tersebut seperti direktur PT atau kepala instansi tertentu, kata sapaan Bapak, Ibu, atau Saudara tidak digunakan. Perhatikan contoh penulisan alamat yang benar berikut!Yth. Bapak Syakuro, Yth. Bapak Darwino Yth. Ir. MarianiNah, itulah penulisan alamat surat yang benar sesuai ejaan yang benar, demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai bagaimana menulis bagian surat yang benar, dan semoga bermanfaat untuk Anda.
penulisan alamat surat yang tepat sesuai pengumuman tersebut adalah